Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

IHSG Berpeluang Terkerek Penguatan Bursa Global

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 22 Mei 2019 09:47
Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) pada penutupan tadi malam menghijau dengan indeks Dow Jones naik 0,77 persen, S&P 500 naik 0,85 persen, dan Nasdaq naik sebanyak 1,08 persen. Penguatan terjadi setelah AS menunda sanksi untuk perusahaan telekomunikasi Tiongkok, Huawei.
 
"Pada hari ini kami perkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mampu menguat mengikuti perkembangan bursa global, di tengah penantian keputusan terhadap gugatan pemilu 2019 yang diserahkan kepada Banwaslu ataupun Mahkamah Konstitusi," kata Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.
 
Departemen Perdagangan AS mengatakan masih mengizinkan Huawei membeli produk-produk AS untuk mempertahankan jaringan yang ada saat ini, dan tetap mendapat update software untuk gadget buatan Huawei hingga 19 Agustus mendatang. Sikap yang diambil AS ini membuat tensi perang dagang antara AS-China sedikit Tiongkok.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Investor global menyikapnya dengan positif termasuk di Eropa meskipun masih ada sentimen dari Perdana Menteri Inggris yang menginginkan referendum kembali yang menentukan apakah Inggris akan kembali masuk ke Uni Eropa. Dari komoditas, harga minyak mentah melemah dengan Brent turun 0,51 persen ke level USD71,82 per barel dan WTI turun 0,86 persen.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 197,43 poin atau 0,77 persen menjadi 25.877,33. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 24,13 poin atau 0,85 persen menjadi 2.864,36. Indeks Nasdaq Composite naik 83,35 poin atau 1,08 persen menjadi 7.785,72.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan layanan teknologi dan komunikasi masing-masing naik sebanyak 1,20 persen dan 0,96 persen, di antara kelompok-kelompok dengan kinerja terbaik. Namun, kebutuhan pokok konsumen turun sebanyak 0,31 persen.
 
Saham terkait teknologi dipicu oleh berita bahwa Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan lisensi sementara 90 hari melonggarkan pembatasan pada kesepakatan bisnis dengan raksasa telekomunikasi Tiongkok, Huawei. Kondisi ini akhirnya memberikan tekanan terhadap gerak saham teknologi di pasar saham AS.
 
Di sisi ekonomi, National Association of Realtors mengatakan, penjualan rumah yang ada di AS menurun untuk bulan kedua berturut-turut pada April, atau pada kecepatan yang jauh lebih lambat. AS berharap kondisi ini bisa mengalami perbaikan di masa-masa yang akan datang.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif