Banyak Anak Usaha BUMN Masih Tunda IPO
Illustasi. MI/Panca.
Jakarta: Kondisi pasar saat ini menjadi pertimbangan anak usaha perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melantai di bursa.

Direktur Utama Bahana Sekuritas Feb Sumandar mengatakan beberapa anak usaha BUMN sudah ada dalam daftar perusahaan-perusahaan yang akan melakukan IPO (Initial Public Offering/IPO). Namun, mereka enggan melantai di busa saat ini dan memilih menunda (postpone) karena melihat kesiapan market.

"Karena kita lihat market juga kan. Kesiapan market, market juga kan lagi tidak terlalu kondusif jadi kita cari timing yang tepat," kata Feb di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.

Feb juga menekankan penundaan anak usaha BUMN tersebut dalam melakukan aksi korporasi di pasar modal bukan dikarenakan tahun politik. Ia melihat tahun politik tidak berdampak signifikan dalam pembentukan kondisi pasar. Tahun politik juga bukan menjadi alasan khusus sebab situasi pasar pun dinilainya masih cenderung stabil.

"Tapi itu tidak terkait dengan tahun politik," ucap dia.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai anak perusahaan BUMN mana yang akan melakukan IPO, Feb tidak mau menyebutkannya. Ia mengatakan hal tersebut adalah ranah Kementerian BUMN.

"Itu tanya ke Kementerian BUMN," ucap dia singkat.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id