Ilustrasi (MI/SUSANTO)
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Rupiah Pagi Libas Dolar AS

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 10 Mei 2019 09:02
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terpantau menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.360 per USD. Rupiah mampu menghijau lantaran USD tengah tertekan akibat kekhawatiran perdagangan antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.
 
Mengutip Bloomberg, Jumat, 10 Mei 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menanjak ke Rp14.335 per USD. Pada pagi ini, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.335 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.132 per USD.
 
Sementara itu, yen Jepang melonjak ke tingkat tertinggi tiga bulan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), dengan franc Swiss berada di tingkat tertinggi tiga minggu. Hal itu karena investor mencari mata uang safe-haven akibat khawatir konflik perdagangan Amerika Serikat (AS)-Tiongkok kian meningkat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perundingan dua hari dimulai di Washington pada Kamis waktu setempat dan para pedagang menunggu untuk melihat apakah para pejabat Tiongkok dan Amerika Serikat dapat mencapai kesepakatan untuk mencegah kenaikan tarif AS.
 
"Berita utama yang mendominasi minggu ini benar-benar tentang perdagangan. Pedagang bergerak menuju mata uang safe haven dan mereka memarkir dananya di sana," kata Minh Trang, pedagang valuta asing senior di Silicon Valley Bank.
 
Mata uang dolar AS yang bergerak minggu ini sebagai reaksi terhadap perkembangan perdagangan terbaru telah cukup diredam, tetapi terjadi lompatan pada Kamis 10 Mei terhadap yen Jepang dan franc Swiss -yang cenderung menarik permintaan di saat terjadi perselisihan- menunjukkan bahwa investor mulai gugup.
 
Yen menguat 0,35 persen pada tengah malam, setelah memangkas sebagian kenaikannya menjadi 109,7 yen terhadap dolar AS. Dolar AS dibeli 1,015 franc Swiss, meskipun pada hari sebelumnya diperdagangkan di 1,013 franc, terlemah sejak 18 April. Beberapa investor memperkirakan kedua mata uang safe havens lebih lanjut akan menguat.
 
"Pasar valuta asing masih perlu mengejar ketinggalan. Kami tentu saja belum melihat pergerakan volatil yang kami perkirakan dalam skenario seperti ini," kata Kepala Strategi Mata Uang Oanda, Dean Popplewell.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 138,97 poin atau 0,54 persen menjadi 25.828,36 poin. Indeks S&P 500 berkurang 8,70 poin atau 0,30 persen menjadi 2.870,72 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup merosot 32,73 poin atau 0,41 persen menjadi 7.910,59 poin.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor material turun sekitar 0,8 persen, memimpin kerugian. Mayoritas dari 30 saham unggulan di Dow Jones memperpanjang kerugian mereka, dengan saham raksasa manufaktur AS 3M turun hampir 1,9 persen.

 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif