Rupiah Kembali Melemah ke Rp13.945/USD
Ilustrasi. (Foto: Antara/Prasetyo Utomo).
Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan akhir pekan ini terpantau melemah.

Bloomberg, Jumat, 4 Mei 2018, mencatat rupiah melemah ke level Rp13.945 per USD dibandingkan pembukaan perdagangan yang berada di Rp13.938 per USD. Rupiah terpantau melemah hingga enam poin atau setara 0,04 persen.

Adapun rentang gerak rupiah pada perdagangan sore ini berada di level Rp13.937-Rp13.950 per USD. Sementara itu year to date return (ytd) tercatat sebesar 2,83 persen.

Sedangkan berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan melemah di level Rp13.935 per USD. Selain itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) berada di level Rp13.943 per USD.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada sebelumnya menganalisa rupiah masih berpotensi melemah, sehingga sentimen dalam negeri diharapkan lebih positif untuk menarik minat pelaku pasar terhadap rupiah. Dengan demikian pelemahan rupiah dapat tertahan dengan baik.

"Rupiah sempat menguat, tapi kenaikan itu perlu diuji ketahanannya untuk dapat melanjutkan kenaikan. Maka dari itu, potensi penurunan masih ada lagi di akhir pekan ini," ucap Reza, dalam keterangan risetnya, Jumat, 4 Mei 2018.

Reza memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran support Rp13.944 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.929 per USD. "Tetap waspadai setiap sentimen yang ada, yang bisa membuat rupiah balik ke zona merah," jelas Reza.

Dia menyatakan gerak rupiah sempat bergejolak mendekati level Rp14 ribu per USD sebelum ditutup lebih rendah dari sehari sebelumnya. Pada pasar valas global, gerak USD terimbangi oleh kenaikan euro yang mengambil manfaat dari kondisi tetapnya suku bunga The Fed, sehingga berimbas pada tertahannya kenaikan USD.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id