Rupiah Turun ke Rp14.806/USD
Ilustrasi. (FOTO: MI/Susanto)
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan sore ini tercatat melemah tipis dibandingkan pembukaan pagi.

Mengutip data Bloomberg, Jumat, 14 September 2018, rupiah diperdagangkan melemah tipis ke Rp14.806 per USD dibandingkan sebelumnya di Rp14.801 per USD.

Gerak rupiah tercatat sempat melemah hingga mencapai 33,5 poin atau setara 0,23 persen. Rentang gerak rupiah sepanjang hari ini terpantau di Rp14.777-Rp14.844 per USD.

Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di level Rp14.803 per USD. Rupiah melemah hingga mencapai 30 poin atau setara 0,20 persen. Sedangkan mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di posisi Rp14.835 per USD.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada sebelumnya memprediksikan pergerakan USD cenderung melemah seiring berkurangnya permintaan. Penurunan itu terjadi setelah merespons rencana Pemerintah Amerika Serikat yang akan melakukan renegosiasi dagang dengan Tiongkok dan imbasnya adalah turunnya indeks harga konsumen.

Pada hari sebelumnya juga, imbuh Reza, pergerakan rupiah cenderung stagnan karena adanya imbauan sekaligus pernyataan dari lembaga pemeringkat Moody's terkait dengan pelemahan rupiah yang direspons cukup varaitif pelaku pasar.

"Dalam kesempatannya, Moody's menyampaikan kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih bisa mengatasi pelemahan rupiah," ujar dia.

Namun, lanjut Reza, jika pelemahan rupiah berlanjut semakin dalam maka berpotensi menimbulkan dampak negatif yang lebih luas. Apalagi pemerintah dan korporasi banyak bergantung terhadap pendanaan dari luar.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id