IHSG Disetir Sentimen Eksternal ke Area Negatif

Annisa ayu artanti 26 Oktober 2018 09:36 WIB
ihsg
IHSG Disetir Sentimen Eksternal ke Area Negatif
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan belum bisa merangkak ke zona hijau. Sebab, pergerakannya masih disetir oleh sentimen eksternal. Meski demikian, katalis positif dari dalam negeri diharapkan bisa terus berdatangan seperti membaiknya postur neraca perdagangan Indonesia.

Fund Manager Valbury Capital Management Suryo Narpati mengatakan sentimen eksternal itu di antaranya adalah isu perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok dan tidak menentunya politik global. Ia memandang gerak IHSG berada di level support 5.536-5.668 dan resisten 5.799-5.930.

"IHSG yang cenderung disetir oleh sentimen eksternal masih membayangi pergerakkan IHSG untuk melanjutkan kembali menguat pada hari ini," kata Suryo, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.

Senada dengan Suryo, Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, IHSG hari ini masih melemah karena investor masih mengantisipasi rilisnya data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat. Laju IHSG berada di level 5.666-5.579 dan resisten 5.797-5.841.

"IHSG diprediksi melemah, pergerakan masih akan dipengaruhi oleh faktor global dan investor akan mengantisipasi rilisnya data PDB dari Amerika Serikat," jelas dia.

Beberapa saham yang direkomendasikan hari ini yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id