Keamanan Dalam Negeri Beri Pengaruh ke IHSG
Ilustrasi. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan).
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan 1,40 persen atau setara 81,47 poin ke posisi 5.756,19. Padahal pembukaan perdagangan pagi tidak terlalu dalam hanya ke posisi 5.787.

‎Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat meniilai penurunan indeks tidak disebabkan aksi teror bom Surabaya, Sidoarjo, serta teror lainnya. Meskipun, keamanan dalam negeri merupakan faktor pengaruh bagi indeks.

"Ini kan persepsi, jadi semakin banyak gangguan keamanan yang terjadi, maka persepsi atas keamanan di negara kita semakin menurun. Persepsi itu akan mempengaruhi investor. Jadi bukan hanya fundamental emiten, tapi persepsi ekonomi, baik makro ‎maupun negara," kata Samsul, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Jika melihat dari sisi makro ekonomi, dia mengaku, pertumbuhan ekonomi masih cukup baik. Namun, makro ekonomi juga bisa terpengaruh dari keamanan. Hal itu yang membuat investor menjual sahamnya dari pasar bursa Indonesia.

"Tapi, saya kira, hitungannya bukan masalah hari per hari, ini hitungan periode waktu. Penurunan market baru 7-8 persen. Artinya, tidak sebesar yang kita bayangkan tiap hari turun 1,2 persen. Itu kan kalau dihitung baru delapan persen," jelas Samsul.

Meski demikian, Samsul mengharapkan, kondisi keamanan dalam negeri bisa kembali baik dan tidak ada lagi aksi teror yang membuat banyak kalangan merasa takut. Dengan demikian, investor bisa merasa aman menanamkan modalnya di bursa Indonesia.

"Harapan kita bisa diatasi cepat oleh pihak keamanan kita, agar lebih aman, dan investor nyaman untuk investasi. Kita harapkan kerja sama pemerintah dan pihak keamanan agar bisa membuat lebih aman, karena mau tidak mau ini akan menimbulkan persepsi," tegas dia.

Bahkan, lanjut dia, permasalahan keamanan Indonesia sudah dipantau beberapa negara lain. "Mereka beberapa negara (akibat kejadian teror) sudah memberikan travel warning ke kita," pungkas dia.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id