Arah IHSG Tunggu Keputusan Suku Bunga Acuan
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)
Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan terakhirnya seiring kekhawatiran akan sejumlah ketegangan seperti kasus Khashoggi yang dapat mendorong AS mengenakan sanksi ke Arab Saudi. Adapula kekhawatiran suku bunga mortgage yang relatif tinggi di AS, seiring tren kenaikan suku bunga akan menurunkan pertumbuhan kredit tersebut.

Kemarin, Samuel Research Team menyebutkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup relatif datar dengan dana asing mencatatkan jual bersih di pasar reguler sebesar Rp150 miliar. Hari ini IHSG berpotensi datar tertekan oleh sentimen eksternal.

"Keputusan suku bunga acuan hari ini tengah dinantikan dan Bank Indonesia diperkirakan mempertahankan suku bunga di level saat ini," sebut Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 126,93 poin atau 0,5 persen menjadi berakhir di 25.317,41 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 11,9 poin atau 0,43 persen menjadi ditutup di 2.755,88 poin. Sementara Indeks Komposit Nasdaq menambahkan 19,60 poin atau 0,26 persen menjadi berakhir di 7.468,63 poin.

Kenaikan di sektor teknologi membatasi kerugian pada S&P 500 dan membantu mengangkat indeks Nasdaq. Indeks teknologi S&P yang terpukul berhasil naik 0,8 persen. Indeks energi S&P 500 merosot 1,1 persen setelah Halliburton memperingatkan bahwa laba kuartal keempatnya akan meleset dari perkiraan.

Saham Halliburton jatuh 3,0 persen dan perusahaan penyedia jasa-jasa ladang minyak saingannya Schlumberger turun 2,9 persen. "Ini pekan laba. Itu menyebabkan beberapa keraguan bercampur takut bagi para investor. Kami telah melihat hasil yang pantas tetapi tidak secara universal," kata Kepala Ahli Strategi Investasi Inverness Counsel Tim Ghriskey.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id