Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

Indeks Saham Indonesia Diramal Menguat Terbatas

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 22 Januari 2019 09:18
Jakarta: Mengawali pekan, data Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok dirilis dan menunjukkan pertumbuhan di angka 6,6 persen di sepanjang 2018. Sedangkan di kuartal IV-2018, ekonomi Tiongkok tumbuh 6,4 persen. Namun bursa Asia bergerak menguat, karena melihat angka itu sesuai ekspektasi pasar walaupun merupakan pertumbuhan paling lambat selama 28 tahun.
 
Kemarin, Samuel Research Team mengungkapkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,04 persen ke level 6.450,8. Index Sharia bergerak datar di level 191,33, sementara gerak rupiah sedikit melemah pada Rp14.228 per USD atau menguat 0,4 persen. Sedangkan bursa AS libur menyambut hari Martin Luther King, Jr.
 
"Untuk hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak menguat terbatas, karena kami melihat kenaikan yang cukup cepat di awal tahun ini," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 22 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, pasar mengantisipasi perhitungan bobot di LQ45 dan IDX30 yang baru dan akan mulai dilakukan bertahap mulai 1 Februari 2019 serta akan memengaruhi bobot beberapa saham yang memiliki free float rendah. Arus modal masuk ke pasar modal Indonesia hingga kemarin tercatat net buy asing sebesar Rp10,9 triliun.
 
Sementara itu, kurs USD sedikit melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), tertekan oleh kekhawatiran investor tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global.
 
Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,01 persen menjadi 96,3298 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro tidak berubah pada USD1,1369 dari USD1,1369 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2888 dari USD1,2871 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia turun menjadi USD0,7158 dari USD0,7167. Dolar AS dibeli 109,64 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 109,78 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9976 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9952 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3293 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3269 dolar Kanada.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif