Jokowi dalam pembukaan CEO Networking 2018 di The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Jakarta Selatan, Senin, 3 Desember 2018.  Foto: Medcom.id/Yogi Bayu Aji.
Jokowi dalam pembukaan CEO Networking 2018 di The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Jakarta Selatan, Senin, 3 Desember 2018. Foto: Medcom.id/Yogi Bayu Aji.

Presiden Berharap Rupiah Menguat Secara Pelan

Ekonomi rupiah menguat kurs rupiah
Yogi Bayu Aji • 03 Desember 2018 11:29
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyambut positif penguatan nilai rupiah atas dolar Amerika Serikat (AS). Namun, dia berharap penurunan nilai dolar berlangsung perlahan.
 
"Ingin turunnya tidak drastis untuk ekspor produk Indonesia," kata Jokowi dalam pembukaan CEO Networking 2018 di The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Jakarta Selatan, Senin, 3 Desember 2018.
 
Kepala Negara meminta semua pelaku usaha mengantisipasi fenomena ini. Mereka diharap tak panik. "Jangan kaget nanti kalau dolar turun terus," kata Presiden.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Perang Dagang Mereda, Rupiah Terus Unjuk Gigi
 
Gerak mata uang rupiah terhadap dolar AS terus terangkat sebagai dampak positif pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
 
Mengutip Bloomberg, Senin, 3 Desember 2018, rupiah dibuka menguat ke level Rp14.270 per USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di Rp14.301 per USD.
 
Rupiah terus menguat hingga mencapai 34 poin atau setara 0,24 persen ke posisi Rp14.267 per USD. Adapun rentang gerak rupiah berada di Rp14.237-Rp14.270 per USD.
 
bur
 

(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif