IHSG Rontok
IHSG. Dok: MI.
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat minus pada penutupan perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG mengikuti melemahnya nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini.

IHSG, Kamis, 11 Oktober 2018 tercatat jatuh sebanyak 117,85 poin dengan berada pada level 5.702,82. Volume perdagangan mencapai sembilan miliar lembar saham senilai Rp6,5 triliun. Sebanyak 80 saham naik dan 357 saham anjlok.

Semua sektor memerah. Sektor yang paling jatuh adalah pertambangan, perkebunan, serta konsumer. Sementara indeks sektoral JII melemah 13,13 poin dan LQ45 juga melemah 21,32 poin.

Wall Street sebelumnya terkoreksi dengan indeks Dow Jones turun 3,15 persen, S&P 500 turun 3,29 persen, dan Nasdaq turun 4,08 persen. Pelemahan saham-saham teknologi antara lain Amazon, Netflix, Facebook, dan Apple serta kecemasan kenaikan suku acuan the Fed menjadi katalis negatif bagi indeks.  Sementara surat utang AS berjangka 10 tahun naik ke level tertinggi sejak 2011, didorong data ekonomi yang solid.

Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran kenaikan biaya pinjaman dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi. Di samping itu pasar juga menantikan mulainya earnings season pekan ini dari Citigroup dan Wells Fargo. Dengan melihat kondisi bursa saham global, PT Mega Capital Sekuritas sempat memperkirakan bursa regional akan melemah. IHSG pun fluktuatif menguat terbatas sebesar 5.795-5.850.

(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id