Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)

IHSG Diprediksi Bergerak Bervariasi

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 12 Juli 2019 08:16
Jakarta: Pergerakan indeks diprediksi melanjutkan penguatan karena dorongan optimisme investor yang terkonfirmasi bahwa bank sentral Amerika Serikat atau the Fed memiliki rencana untuk memangkas tingkat suku bunga acuan dalam waktu dekat.
 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan dari optimisme tersebut pergerakan indeks akan menguat dalam jangka pendek. Hari ini indeks diperkirakan diperdagangkan di level support 6.378-6.398 dan resistance 6.436-6.454.
 
"IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal pergerakan IHSG menunjukkan indikasi penguatan dalam jangka pendek," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019, seraya menambahkan penguatan ini diyakini terbatas karena terlihat dari indikator stochastic IHSG bergerak di area overbought.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dan Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan indeks hari ini akan bergerak bervariasi dan cenderung tertekan. Lanjar memprediksi indeks diperdagangkan di level 6.380-6.420.
 
Sedangkan Nico memprediksi indeks akan bergerak di posisi 6.400-6.431. Nico merekomendasikan investor untuk melakukan aksi ambil untung pada hari ini.
 
"Kami melihat penguatan IHSG sepekan ini belum cukup signifikan, menjelang akhir pekan investor baiknya melakukan aksi ambil untung, terlebih pada awal pekan depan pelaku pasar lebih mengantisipasi hasil dari neraca perdagangan Juni 2019," tutur Nico.
 
Adapun saham-saham yang masih menjadi perhatian investor di antaranya saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
 
Lalu, saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif