Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)

Indeks Acuan Saham Indonesia Diprediksi Datar

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 03 Juli 2019 08:48
Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis dengan indeks Dow Jones naik 0,26 persen, S&P menguat 0,29 persen, dan Nasdaq 0,22 persen. Penguatan itu salah satunya dikarenakan adanya euforia terhadap gencatan senjata antara AS-Tiongkok yang membuat perang dagang mulai mereda.
 
Namun, ada sentimen negatif dari ancaman AS untuk menaikan tarif impor pada barang-barang Uni Eropa senilai USD4 miliar. Perang dagang ini disinyalir terpicu oleh persaingan perusahaan pesawat terbang, yaitu Boeing (AS) dan Airbus (Eropa). AS telah memasukan tambahan produk yang akan dikenakan tarif baru seperti produk zaitun serta keju Italia.
 
Di sisi lain, Samuel Research Team mengungkapkan, investor tengah menanti rilisnya data-data keuangan negara-negara besar di dunia. Antara lain adalah indeks markit PMI Composite Tiongkok, Uni Eropa, dan AS yang akan dirilis pada hari ini. Indeks PMI dapat menjadi indikator kondisi industri barang dan jasa di negara tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu hari ini akan dirilis pula data neraca perdagangan AS serta klaim pengangguran yang diperkirakan secara konsensus turun 1,76 persen ke level 223 ribu. Kesemuanya akan memberikan efek terhadap pergerakan pasar saham dunia, dan berimbas ke Indonesia.
 
"Hari ini pergerakan IHSG diperkirakan relatif stagnan menunggu rilis data ekonomi dunia. Indeks Nikkei dibuka melemah 0,25 persen serta Kospi 0,22 persen. Harga minyak Brent pagi ini kembali naik sebanyak 0,80 persen ke level USD62,90 per barel," sebut Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), menutup sesi fluktuatif di tengah kekhawatiran atas potensi sengketa perdagangan AS-Uni Eropa. Sedangkan sengketa dagang antara AS dengan Tiongkok diharapkan bisa segera mereda dalam waktu dekat.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 69,25 poin atau 0,26 persen menjadi 26.786,68. Sedangkan S&P 500 meningkat 8,68 poin atau 0,29 persen menjadi 2.973,01. Indeks Komposit Nasdaq naik 17,93 poin atau 0,22 persen menjadi 8.109,09.
 
Keuntungan Dow Jones dipimpin oleh saham Verizon Communications dan Cisco Systems yang terlihat terus menanjak. Pergerakan saham perusahaan naik masing-masing sebanyak 2,59 persen dan 1,95 persen. Diharapkan kondisi ini bisa terus membaik di masa-masa yang akan datang.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan real estat dan utilitas masing-masing naik 1,82 persen dan 1,24 persen. Sedangkan sektor energi, adalah kelompok dengan kinerja terburuk dengan mengalami penurunan sebanyak 1,74 persen.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif