Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

IHSG Diramal Tertahan Imbas Perang Dagang AS-Tiongkok

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 17 Mei 2019 08:47
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih bertahan di zona merah akibat imbas perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang berlanjut. Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah di level 5.895,74 atau 1,42 persen, akibat melemahnya sektor Misc-Ind sebesar 2,48 persen dan properti 2,11 persen.
 
Analis Pilarmas Investindo Indonesia Maximilianus Nico Demus mengatakan secara teknikal IHSG masih berpotensi bergerak melemah dan diperdagangkan pada level 5.820-5.910. "Kami melihat saat ini IHSG masih berpotensi bergerak melemah," kata Nico, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019.
 
Nico menjelaskan, Tiongkok telah menjual kepemilikkan obligasi AS yang tercepat dalam kurun waktu dua tahun. Tiongkok sebagai pemilik obligasi AS terbesar mulai mengurangi kepimilikannya sedikit demi sedikit.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal ini akan menjadi salah satu senjata yang dimiliki Tiongkok terhadap perang dagang dengan Amerika," jelas Nico.
 
Senada dengan Nico, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper memprediksi indeks masih bergerak melemah. Ia meyakini laju indeks berada di rentang support 5.811-5.853 dan resisten di 5.973-6.051.
 
"IHSG diprediksi melemah. Sentimen perang dagang yang masih panas akan memengaruhi pergerakan IHSG," ucap Dennies.
 
Meski demikian, lanjut Dennies, masih ada peluang indeks untuk rebound sebab secara teknikal pelemahan beberapa hari terakhir sudah masuk area oversold. "Ada kemungkinan mengalami teknikal rebound dalam jangka pendek," tutur Dennies.
 
Beberapa saham yang bisa dicermati investor hari ini adalah saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif