Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Indeks Acuan Saham Indonesia Diyakini Lanjutkan Penguatan

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 11 Juli 2019 10:28
Jakarta: Pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell di depan Kongres AS kemarin memberikan konfirmasi dovish atau pelonggaran kebijakan moneter dari bank sentral AS. Powell mengatakan ketegangan atas perang dagang AS-Tiongkok dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global semakin menekan prospek ekonomi AS kedepannya.
 
Pernyataan tersebut menjadi highlight yang diutarakan Powell serta mengindikasikan akan adanya pemotongan suku bunga acuan oleh Fed dalam waktu dekat. Berdasarkan Fed Dot Plot terakhir, delapan anggota the Fed mengekspektasi pemotongan tahun ini hingga ke level 2,4 persen dan tujuh anggota memprediksi ke level 1,9 persen.
 
Dalam konteks ini, Samuel Research Team memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini bergerak menguat didorong oleh sentimen dari global atas ekspektasi pemotongan suku bunga acuan. Dari sisi domestik, pasar masih ditopang oleh saham perbankan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Serta properti yang cukup sensitif terhadap kebijakan tingkat suku bunga," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.
 
Sementara itu, bursa saham merespons positif terkait pernyataan Powell. Nasdaq naik 0,75 persen menjadi 8.202 diikuti S&P500 menguat 0,45 persen menjadi 2.993 serta DJIA yang naik 0,29 persen menjadi 26.860. IHSG pada Rabu kemarin menguat 0,35 persen menjadi 6.410. Indeks EIDO juga bergerak naik dengan bursa Asia pagi ini bergerak menguat.
 
"Di mana KOSPI naik 1,01 persen dan Nikkei 0,09 persen. Harga minyak dunia naik seiring tekanan yang terjadi pada suplai AS serta produsen yang menahan produksi demi menghadapi badai di Teluk Meksiko. WTI naik 4,5 persen menjadi USD60,4 per barel diikuti Brent 4,49 persen menjadi USD67 per barel," sebut Samuel Research Team.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 76,71 poin atau 0,29 persen menjadi 26.860,20 poin. Indeks S&P 500 bertambah 13,44 poin atau 0,45 persen menjadi 2.993,07 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 60,80 poin atau 0,75 persen lebih tinggi menjadi 8.202,53 poin.
 
Wall Street mendapat dorongan ketika Ketua Fed Jerome Powell memicu harapan untuk penurunan suku bunga potensial akhir bulan ini dalam kesaksian dovish atau pelonggaran moneter di depan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada Rabu pagi waktu setempat.
 
"Banyak peserta FOMC melihat bahwa kasus untuk kebijakan moneter yang agak lebih akomodatif telah menguat," katanya seraya menambahkan bahwa ketidakpastian di sekitar ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global terus membebani prospek ekonomi AS.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif