IHSG. Medcom/Annisa Ayu.
IHSG. Medcom/Annisa Ayu.

Defisit Neraca Dagang Tak Hambat Laju IHSG dan Rupiah

Ekonomi ihsg kurs rupiah neraca perdagangan indonesia
15 Januari 2019 17:46
Jakarta : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah memantul kembali pada perdagangan hari ini setelah anjlok pada kemarin. IHSG dan rupiah tak merespon sentimen positif dari defisit neraca perdagangan di 2018. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai defisit mencapai USD8,57 miliar.
 
Pada penutupan Selasa 15 Januari 2019, IHSG Naik 72,66 poin dengan berada pada 6.408,78. Volume perdagangan sebesar 9,5 miliar lembar saham dengan nilai sebesar Rp 7,8 triliun. 243 saham naik dan 183 saham turun.
 
Dari semua sektor saham sektor perkebunan yang anjlok sedangkan sektor lainnya seperti manufaktur, aneka industri, konsumer dan infrastruktur naik. Sektor unggulan LQ45 dan JII juga naik pada penutupan perdagangan hari ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Padahal Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi memprediksi IHSG akan bergerak tertahan, bahkan cenderung mengarah menuju pelemahan. Terkoreksinya IHSG itu diprediksi akan terjadi dalam jangka pendek.
 
Sementara gerak mata uang rupiah pada hari ini menurut bloomberg melemah 34,5 poin dengan berada pada Rp14.090 per USD. Kemudian Yahoo finance mencatat mata uang rupiah naik 35 poin dengan berada pada Rp14.085 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah melemah dengan berada pada Rp14.084 per USD.
 
Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada sebelumnya mengatakan outlook USD diprediksi melemah akibat The Fed melunak terhadap kenaikan suku bunganya meleset. Mata uang paman sam kembali menunjukkan penguatan dengan banyaknya permintaan. Reza menaksir pergerakan mata uang Garuda ini akan berada di kisaran Rp14.112 sampai Rp14.128 per USD.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif