Kapitalisasi Pasar BEI Sentuh Rp6.599 Triliun

Ade Hapsari Lestarini 20 Oktober 2018 14:11 WIB
ihsg
Kapitalisasi Pasar BEI Sentuh Rp6.599 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai kapitalisasi pasar pada pekan ini meningkat sebesar 1,49 persen ke posisi Rp6.599,76 triliun dari Rp6.502,62 triliun pada pekan sebelumnya.

Peningkatan ini sejalan dengan naik tipisnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini. IHSG ditutup positif 1,40 persen ke level 5.837,29 dari 5.756.49 pada pekan sebelumnya.

Mengutip keterangan tertulis BEI, Sabtu, 20 Oktober 2018, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI naik 1,77 persen menjadi 359,09 ribu kali transaksi dari 352,86 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Di sisi lain rata-rata nilai transaksi harian (BEI) selama sepekan terakhir merosot 12,15 persen menjadi Rp6,19 triliun dari Rp7,05 triliun sepekan sebelumnya. Serta untuk rata-rata volume transaksi harian BEI turun 25,02 persen menjadi 8,40 miliar unit saham dari 11,21 miliar unit saham pada pekan sebelumnya.

Selain itu investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp1,2 triliun di sepanjang pekan ini. Serta investor asing sepanjang 2018 telah mencatatkan jual bersih mencapai Rp56,51 triliun.

Pencatatan Obligasi

Pada pekan ini, Obligasi Berkelanjutan I XL Axiata Tahap I Tahun 2018 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II XL Axiata Tahap I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT XL Axiata Tbk (EXCL) mulai dicatatkan di BEI pada Rabu, 17 Oktober 2018 dengan nilai nominal masing-masing sebesar Rp1 triliun.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2018 adalah 76 emisi dari 48 perusahaan tercatat senilai Rp95,35 triliun.

Melalui pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 372 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp422,69 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 114 perusahaan tercatat.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 95 seri dengan nilai nominal Rp2.291,06 triliun dan USD200 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp10,16 triliun.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id