Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Kinerja Merosot Gerus Saham BBTN

Ekonomi emiten btn
Ade Hapsari Lestarini • 08 Agustus 2019 13:24
Jakarta: Kinerja keuangan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pada semester I-2019 terpantau melambat. Laba bersih perseroan turun delapan persen dari Rp1,42 triliun pada akhir Juni 2018 menjadi Rp1,3 triliun di periode yang sama tahun ini.
 
Adapun kinerja rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) juga tidak membaik. Hingga semester I-2019 NPL gross mencapai 3,32 persen, melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,82 persen. Sedangkan NPL nett juga naik dari 1,8 persen menjadi 2,42 persen. Ini tentu menambah berat beban keuangan BTN, apalagi dalam aturan PSAK 71 dana pencadangan bagi kredit bermasalah bisa mencapai 100 persen.
 
"Kinerja keuangan BBTN yang labanya terus menurun dan NPL naik sehingga investor melihat saham BBTN kurang prospektif ditambah lesunya sektor properti," ujar Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Edwin menambahkan lesunya saham sektor properti termasuk saham BBTN disebabkan investor dan spekulan properti belum masuk ke pasar properti lagi karena pembelian mereka di 2012 dan 2013 belum terjual.
 
Selain itu, yield atau return dari investasi properti baik itu jenis landed house atau high rise building sangat kecil (sekitar 3,5 persen per tahun) padahal yield atau return dari investasi lain misal dari obligasi dan saham di atas tujuh persen per tahun. "Investasi di properti tidak menarik dan tidak menguntungkan," jelasnya.
 
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BBTN pada 19 Juni 2019 berada di level Rp2.740, namun pada penutupan perdagangan saham kemarin hanya berada pada level Rp2.300 atau turun 19 persen. Padahal pada Maret 2018 harga saham BBTN pernah menembus level Rp3.800.
 
"Jadi saham BBTN tidak beranjak naik karena memang kinerjanya yang lagi melambat," tegas Edwin.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif