TICMI Gaet 1.000 Investor Tiap Bulan ke Bursa

Dian Ihsan Siregar 25 Juni 2018 12:57 WIB
beipasar modal
TICMI Gaet 1.000 Investor Tiap Bulan ke Bursa
Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)
Jakarta: Revolusi digital terus berkembang dengan banyaknya perubahan terhadap industri teknologi. Majunya industri digital dimanfaatkan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin belajar hingga sertifikasi profesi di pasar modal Indonesia.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan mengatakan ‎melalui sekolah atau belajar di pasar modal bisa menambah jumlah pelaku pasar alias investor secara daring. Maka dari itu, bursa terus menerus menggencarkan sekolah pasar modal.

"Untuk ikut sekolah pasar modal, kita wajibkan peserta buka rekening minimal Rp100 ribu. Sehingga dapat pemahaman terkait pasar modal," ucap Nicky, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018.

Nicky mengaku dengan menggencarkan sekolah pasar modal setidaknya bisa menambah 1.000 investor tiap bulannya. Bursa sendiri membidik satu juta investor di 2019.

TICMI selaku sekolah pasar modal yang berada di bawah naungan bursa, sambung Nicky, ‎telah ‎mengembangkan berbagai macam platform digital, seperti Ruang Informasi Digital TICMI (RIDMI) yang merupakan ‎sebuah perpustakaan digital yang menyediakan e-book, data-data pasar modal dan referensi yang dirancang untuk ‎masyarakat luas.

"RIDMI dapat diunduh melalui Google Play Store secara gratis yang memudahkan para pengguna," tutur Nicky.

Untuk dapat mengikuti pendidikan dan sertifikasi pasar modal Indonesia secara online, masyarakat cukup ‎melakukan pendaftaran akses melalui link ‎https://elearning.ticmi.co.id/.  ‎Sementara untuk dapat mengikuti sekolah pasar modal secara online, masyarakat cukup melakukan pendaftaran akses melalui link https://sekolahpasarmodal.idx.co.id/.

Layanan tersebut dapat diakses dengan menggunakan komputer, laptop, tablet, hingga smartphone. Aksesnya bisa sepanjang waktu dan dari mana saja, sepanjang terdapat akses internet yang memadai.

"Nah dengan ada online terlebih lagi tidak dibatasi tempat dan waktu. Sekolah online bisa Sabtu dan Minggu, malam hari bisa dengan daftar edukasi online," pungkas Nicky.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id