Rupiah Butuh Sentimen Kuat untuk Kembali Berjaya

Annisa ayu artanti 06 November 2018 08:18 WIB
kurs rupiah
Rupiah Butuh Sentimen Kuat untuk Kembali Berjaya
Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Jakarta: Nilai mata uang rupiah diprediksi memiliki kesempatan menguat lantaran kondisi mata uang Amerika Serikat (USD) sedang bergerak melemah. Selain itu, katalis positif seperti intervensi Bank Indonesia dan disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 diharapkan pula memperkuat penguatan nilai tukar rupiah.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan pelemahan USD dikarenakan aksi investor yang melepas USD menjelang pemilu tengah semester. Dengan kondisi itu, ia memandang, rupiah akan bergerak di rentang Rp14.969 sampai Rp14.983 per USD.

"Pergerakan rupiah seharusnya masih ada kesempatan untuk menguat dengan memanfaatkan pelemahan USD," kata Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 6 November 2018.

Reza menuturkan harus ada sentimen yang cukup kuat untuk mengangkat rupiah kembali berjaya. Menurutnya rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dianggap di atas ekspektasi belum cukup membuat rupiah terangkat. Bahkan, berbalik melemahnya laju USD setelah penguatan selama beberapa hari sebelumnya juga tidak direspons positif.

"Meski dinilai di atas ekspektasi namun, angka tersebut jauh lebih rendah," sebut dia.

Oleh karena itu, masih kata Reza, kesempatan penguatan ini harus dimaksimalkan dengan tetap mewaspadai sentimen-sentimen lain. "Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah," pungkas dia.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id