Rupiah Terkerek ke Rp14.267/USD
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Gerak mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus terangkat. Positifnya pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menjadi salah satu pemicunya.

Mengutip Bloomberg, Senin, 3 Desember 2018, rupiah dibuka menguat ke level Rp14.270 per USD dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di Rp14.301 per USD.

Rupiah terus menguat hingga mencapai 34 poin atau setara 0,24 persen ke posisi Rp14.267 per USD. Adapun rentang gerak rupiah berada di Rp14.237-Rp14.270 per USD.

Sementara itu berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah melesat tajam hingga 57 poin atau setara 0,40 persen ke posisi Rp14.243 per USD. Sebelumnya, rupiah pekan lalu ditutup ke level Rp14.300 per USD.

Di sisi lain, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut melambung hingga 49,567 poin atau setara 0,818 persen ke posisi 6.105.

Volume perdagangan saham tercatat sebanyak 1,2 miliar lembar senilai Rp1,2 triliun. Sebanyak 184 saham menguat, 94 saham melemah, 123 saham stagnan, dan terjadi 64.025 kali frekuensi.

Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, rilis data inflasi hari ini diprediksi akan membantu reli IHSG hari ini. Disinyalir inflasi akan masih dalam kondisi terkendali. William pun menyebutkan, pergerakan IHSG hari ini akan berada di posisi 5.955 sampai 6.226.

"Hal itu akan turut memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat," kata William dalam riset hariannya, Senin, 3 Desember 2018.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id