Ilustrasi Pegadaian - - Foto: Ramdani/MI
Ilustrasi Pegadaian - - Foto: Ramdani/MI

Pegadaian Berencana IPO Tahun Depan

Ekonomi pegadaian bei ipo
Nia Deviyana • 26 Juli 2019 19:05
Jakarta: PT Pegadaian (Persero) menargetkan melantai di bursa ataupenawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) tahun depan. Rencana tersebut menunggu arahan tertulis dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 
"Dengan kondisi perekonomian yang bagus seperti saat ini, mungkin sudah saatnya kami bisa Initial Public Offering (IPO). Kami sudah sangat siap kalau diizinkan," ujarDirektur Utama Pegadaian Kuswiyoto di acara National Media Gathering dan Workshop PT Pegadaian (Persero) di Pesonna Hotels, Yogyakarta, Jumat, 26 Juli 2019.
 
Kuswiyoto menuturkan perseroan memiliki kinerja keuangan yang baik. Perusahaan pelat merah ini juga mendapatkan rating triple A oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). "Sehingga kalau IPO kami sangat optimis saham kami akan diminati," imbuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun tujuan IPO, lanjut Kuswiyoto, tidak semata-mata untuk menguatkan permodalan perseroan, tetapi juga membuka peluang untuk ekspansi ke pasar global.
 
"Karena dari sisi permodalan kita masih bagus. Tapi dengan jadi perusahaan terbuka tentunya kita bisa lebih transparan dan ekspansi ke pasar global. Misalnya, menjual produk pegadaian kepada para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ada di luar negeri," paparnya.
 
Sebagai salah satu perusahaan pelat merah penyumbang deviden terbesar, kata Kuswiyoto, Pegadaian terus meningkatkan kinerja keuangannya. Hingga Juni 2019, pertumbuhan laba bersih tercatat sebesar Rp1,5 triliun atau meningkat 12,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
 
"Kami optimistis target Rp3 triliun tahun ini bisa tercapai hingga akhir tahun," imbuh Kuswiyoto.
 
Sementara itu, total aset Pegadaian hingga Juni 2019 sebesar Rp56,1 triliun, atau lebih besar dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Untuk outstanding loan Pegadaian di pertengahan tahun ini, sudah mencapai Rp43,6 triliun yang tercatat hingga Juni 2019.
 
Kuswiyoto optimistis kinerja di akhir 2019 akan tumbuh positif. Target outstanding loan di akhir tahun di targetkan mencapai Rp46,5 juta, dengan target aset mencapai Rp63 triliun, dan laba bersih Rp3 triliun.
 
"Dalam mengelola bisnis Pegadaian dikelola secara sehat dan terukur," kata Kauswiyoto.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif