104 Anggota Bursa Siap Implementasikan T+2

Desi Angriani 09 November 2018 19:46 WIB
bei
104 Anggota Bursa Siap Implementasikan T+2
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo (kedua dari kiri). (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Jakarta: Sebanyak 104 anggota bursa (AB) siap mengimplementasikan percepatan siklus penyelesaian transaksi bursa (settlement) dari T+3 ke T+2 yang akan jatuh pada 26 November. Sistem ini diuji kepada 105 AB dan 18 Bank Kustodian (BK) selama lima pekan.

Kepala Divisi Operasional Perdagangan PT BEI Irvan Susandy mengatakan 99 persen anggota bursa menyatakan siap untuk sistem settlement. Sedangkan seluruh anggota BK sudah menyatakan kesiapannya.

"Kita punya waktu minggu depan lagi untuk pengujian. Kita masih menunggu pernyataan kesiapan lagi dari satu sekuritas. Insyaallah 20 November, 90 persen sekuritas sudah siap," tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 9 November 2018.

Irvan menuturkan, penyelesaian transaksi hari pertama dengan siklus penyelesaian T+2 akan jatuh pada Rabu, 28 November 2018. Sementara siklus penyelesaian T+3 jatuh pada Jumat 23 November 2018.

"Perdagangan dengan siklus penyelesaian T+2 hari pertama pada Senin 26 November 2018," tambah dia.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo meyakini minat investasi di pasar modal akan semakin likuid. Sebab, percepatan siklus penyelesaian transaksi bursa dari sebelumnya T+3 menjadi T+2 bakal mendongkrak nilai transaksi sebesar 30 persen.

"Harapannya positif ya, dengan perputaran tiga hari menjadi dua hari jadi mungkin ada 30 persen saving dalam waktu," ungkap dia.

Adapun Self Regulatory Organization (SRO) melakukan berbagai persiapan dengan melibatkan seluruh pelaku pasar modal antara lain, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id