IHSG Ditaksir Menguat

Saham Konstruksi Bisa Jadi Rekomendasi

Annisa ayu artanti 30 November 2018 09:15 WIB
ihsg
Saham Konstruksi Bisa Jadi Rekomendasi
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari terakhir di November ini diperkirakan berada di zona hijau. Adapun reli IHSG akan berada di rentang support 6.003-6.055 dan rentang resisten di 6.133-6.159.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper menjelaskan penguatan tersebut dapat terjadi didorong oleh perkasanya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan tanggapan Ketua the Fed Jerome Powell yang netral terkait kebijakan moneter the Fed.

"IHSG hari ini diprediksi menguat," ungkap Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 30 November 201. Meski demikian, Dennies menuturkan, masih perlu mewaspadai indikator stochastic bergerak di area oversold sehingga IHSG rentan terjadi koreksi.

Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang menambahkan investor perlu berhati-hati meski laju IHSG hari ini akan menguat karena adanya harapan the Fed mengerem kenaikan suku bunganya. Edwin memprediksi laju IHSG berada di 6.052-6.143.

"Investor perlu berhati-hati akan adanya aksi ambil untung menyusul kejatuhan DJIA di tengah kembali menguatnya harga komoditas energi dan logam," ujar Edwin.

Beberapa saham yang direkomendasikan untuk hari ini adalah PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Selain itu, saham lain yang bisa dinikmati yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id