Ilustrasi (MI/SUSANTO)
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Rupiah Pagi Melesat di Rp14.435/USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 19 Desember 2018 08:46
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terlihat menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.501 per USD. Rupiah mampu perkasa meski USD menguat tipis di tengah sikap investor yang menanti hasil keputusan pertemuan the Fed.
 
Mengutip Bloomberg, Rabu, 19 Desember 2018, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka perkasa di Rp14.435 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.425 hingga Rp14.435 per USD dengan year to date return di 6,42 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.162 per USD.
 
Di sisi lain, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1355 dibandingkan dengan USD1,1350 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2638 dibandingkan dengan USD1,2629 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke USD0,7171 dibandingkan dengan USD0,7177.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, USD membeli 112,53 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 112,75 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD meningkat menjadi 0,9928 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9925 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3492 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3408 dolar Kanada.
 
Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average naik 82,66 poin atau 0,35 persen menjadi 23.675,64. Kemudian S&P 500 naik sebanyak 0,22 poin atau 0,01 persen menjadi 2,546.16. Indeks Nasdaq Composite naik 30,18 poin atau 0,45 persen menjadi 6.783,91.
 
Adapun Federal Reserve diperkirakan kembali menaikkan suku bunga acuan untuk keempat kalinya pada tahun ini ketika menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Investor akan mencari petunjuk untuk langkah selanjutnya the Fed di kebijakan moneter dan rencananya mengenai kenaikan suku bunga pada tahun depan.
 
Pasar saham telah terguncang sepanjang tahun di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga yang terbilang cepat. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga acuan oleh the Fed pada Desember mencapai 74,9 persen, menurut alat FedWatch CME Group.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif