Rupiah Pagi Terhantam ke Rp14.635/USD

Angga Bratadharma 21 November 2018 08:45 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi Terhantam ke Rp14.635/USD
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terlihat melemah dibandingkan dengan perdagangan Senin sore di posisi Rp14.587 per USD. Meski demikian, naiknya suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) dan diluncurkannya kembali paket kebijakan diharapkan memicu rupiah berbalik arah ke area positif.

Mengutip Bloomberg, Rabu, 21 November 2018, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp14.635 per USD. Sedangkan day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.635 per USD dengan year to date return di 7,97 persen. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.410 per USD.

Di sisi lain, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1367 dari USD1,1454 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2784 dari USD1,2855 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7218 dibandingkan dengan USD0,7289.

Sementara itu, USD dibeli 112,72 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 112,54 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9949 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9936 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3314 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3179 dolar Kanada.

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 551,80 poin atau 2,21 persen menjadi berakhir di 24.465,64 poin. Indeks S&P 500 berkurang 48,84 poin atau 1,82 persen, menjadi ditutup di 2.641,89 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 119,65 poin atau 1,70 persen, menjadi berakhir di 6.908,82 poin.

Tiga faktor utama berkontribusi terhadap aksi jual pada perdagangan Selasa 20 November, yaitu berita mengecewakan tentang beberapa nama ritel besar, aksi jual di sektor teknologi yang berkelanjutan, dan adanya penurunan harga minyak dunia.

Perusahaan ritel Target anjlok 10,52 persen setelah melaporkan laba yang lebih lemah dari perkiraan untuk kuartal ketiga. Laba per saham disesuaikan perusahaan hanya mencapai USD1,09, lebih rendah dari yang diperkirakan USD1,12. Sementara pendapatannya mencapai USD17,82 miliar atau sedikit lebih tinggi dari ekspektasi para analis.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id