Mengenal Inarno Djajadi, Bos Baru BEI

Dian Ihsan Siregar 25 Juni 2018 11:48 WIB
bei
Mengenal Inarno Djajadi, Bos Baru BEI
Ilustrasi. (Foto: Antara/Yudhi Mahatma).
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan nama-nama direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru untuk periode 2018-2021. Inarno Djajadi ditunjuk menjadi orang nomor satu di pasar modal Indonesia, bersama enam sosok direksi lain yang siap membantu selama tiga tahun ke depan.

Inarno akan menggantikan posisi Tito Sulistio yang tak lagi menjabat sebagai Direktur Utama BEI.‎ Inarno sepertinya tampil ciamik dalam uji kelayakan dan kepatutan di hadapan OJK, sehingga ditunjuk menjadi dirut BEI.

Berdasarkan data yang dihimpun Medcom.id, Senin, 25 Juni 2018, ‎Inarno mempunyai pengalaman bekerja di dunia pasar modal. Posisi terakhirnya saat ini sebelum menjabat sebagai Dirut BEI, yakni komisaris di bursa sejak Juni 2017. Selain itu, dirinya juga menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT CIMB Sekuritas Indonesia.

Pria kelahiran 31 Desember 1962 ini sempat menimba ilmu di Universitas Gajah Mada (UGM) jurusan ekonomi dan lulus pada 1988. Setelah lulus dari UGM, dia meniti awal kariernya di PT Bank Uppindo sebagai Treassury Officer selama dua tahun dari 1‎989-1991.

Karier semakin menanjak, Inarno pun didaulat menjadi Direktur di PT Aspac Upindo Sekuritas pada 1991-1997. ‎Lalu, berlabuh ke PT Mitra Duta Sekuritas untuk mengisi kursi Direktur di periode 1997-1999.

Berkarier dua tahun di PT Mitra Duta Sekuritas, selanjutnya Inarno pindah ke PT Widari Securities di 1999. Tak lama bekerja di Widari Securities, dia langsung dipercayakan menjadi Presiden Direktur di PT Madani Securities. Selama tiga tahun lamanya dia menjabat sebagai orang nomor pertama di Madani Securities.

Kepiawaiannya di dunia pasar modal membuat Inarno dipercaya untuk merebut kursi orang nomor pertama di ‎PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) selama periode 2003-2009.

Pria yang lahir di Yogyakarta itu ‎cukup lama berkarier di KPEI. Setelah menjabat posisi direktur utama selama enam tahun, lalu dia menjabat sebagai komisaris dan Presiden Komisaris di KPEI selama periode 2013-2016.

Inarno diketahui sempat menimba karier di PT Maybank Kim Eng Securities sebagai Presiden Komisaris di periode 2013 2014 sebelum di BEI dan PT CIMB Sekuritas Indonesia.

Selama menjalankan tugasnya di BEI, Inarno akan didampingi oleh:
1. IGD N Yetna Setia sebagai ‎Direktur Penilaian Perusahaan.
2. Laksono Widito Widodo sebagai Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa. 3. Kristian Sihar Manulang sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan.
4. Fithri Hadi menjadi Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko.
5. Hasan Fawzi sebagai Direktur Pengembangan yang menggantikan posisi Samsul Hidayat.
6. Risa Effenita Rustam menjadi Direktur Keuangan dan SDM.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id