Jadi Dirut BEI, Ini Rencana Inarno untuk Pasar Modal

Dian Ihsan Siregar 25 Juni 2018 13:18 WIB
beipasar modal
Jadi Dirut BEI, Ini Rencana Inarno untuk Pasar Modal
Ilustrasi. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).
Jakarta: ‎Inarno Djajadi akan menggantikan posisi Tito Sulistio sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018-2021. Posisi Inarno akan efektif setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI pada 29 Juni 2018.

Sebelum melaksanakan tugasnya, Inarno akan bertemu dengan seluruh tim terlebih dahulu untuk mengatur rencana dan strategi ke depan dalam membangun bursa di Tanah Air.

"‎Jadi perlu bertemu dulu bersama tim untuk merumuskan rencana-rencana, karena tidak bisa hanya dari diri saya sendiri. I‎ni kan tim gabungan jadi harus bertemu dulu untuk mendapatkan strategi dan rencana," kata Inarno kepada Medcom.id, Senin, 25 Juni 2018.

Inarno berniat untuk meneruskan dan meningkatkan pasar modal yang telah dibangun oleh direksi sebelumnya, seperti melakukan literasi, edukasi, dan sosialisasi pasar modal kepada masyarakat.

"Mengenai masalah keputusan dan perlu dieksekusi OJK pada direksi lama, maka akan kita kawal, agar sesuai jadwal yang telah ditetapkan direksi sebelumnya," ungkap Inarno.

Dia mengatakan pasar modal Indonesia masih berpotensi besar untuk ditingkatkan, ‎seperti mengerek frekuensi perdagangan, meningkatkan investor dalam negeri, hingga mengajak banyak perusahaan yang minat mencatatkan sahamnya (IPO) di pasar modal.

‎"Kita akan pendalaman pasar, produk diperbanyak, likuiditas kita tingkatkan, investor tingkatkan. Itu yang ke depan akan kita tingkatkan, dasar dari bursa, kan intinya akan mengarah ke sana juga," pungkas dia.

Selama menjalankan tugasnya di BEI, Inarno akan didampingi oleh:
1. IGD N Yetna Setia sebagai ‎Direktur Penilaian Perusahaan.
2. Laksono Widito Widodo sebagai Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa.
3. Kristian Sihar Manulang sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan.
4. Fithri Hadi menjadi Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko.
5. Hasan Fawzi sebagai Direktur Pengembangan yang menggantikan posisi Samsul Hidayat.
6. Risa Effenita Rustam menjadi Direktur Keuangan dan SDM.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id