Ilustrasi (MI/SUSANTO)
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Rupiah Pagi Keok di Hadapan USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 12 Juli 2019 09:01
Jakarta:Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi terpantau melemah dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.067 per USD. Meski melemah, rupiah secara perlahan mendekati level Rp13 ribu per USD sejalan dengan USD yang melempem akibat ekspektasi penurunan suku bunga AS.
 
MengutipBloomberg, Jumat, 12 Juli 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp14.073 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.072 hingga Rp14.084 per USD. Sedangkan menurutYahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.879 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat cenderung datar terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena para pelaku pasar mempelajari sejumlah data ekonomi utama terbaru.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,05 persen menjadi 97,0534 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi USD1,1258 dari USD1,1253 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2525 dari USD1,2507 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik menjadi USD0,6975 dibandingkan dengan USD0,6961. Dolar AS dibeli 108,45 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,42 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9900 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9893 franc Swiss, dan tidak berubah mendekati 1,3070 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3070 dolar Kanada.
 
Dalam minggu yang berakhir 6 Juli, klaim data pengangguran awal Amerika Serikat untuk mengukur angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tercatat 209 ribu. Angka ini turun 13 ribu dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, ungkap Departemen Tenaga Kerja AS.
 
Para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan klaim baru mingguan akan mencapai total 221 ribu yang disesuaikan secara musiman. Indeks Harga Konsumen (IHK) AS naik 0,1 persen pada Juni, kenaikan yang sama dengan Mei, kata Biro Statistik Tenaga Kerja.
 
Sementara itu, apa yang disebut IHK inti, ukuran inflasi lain yang menghilangkan makanan dan energi, naik 0,3 persen pada Juni, menurut biro stratistik tersebut.
 
"Meskipun masih rendah, inflasi IHK naik sedikit lebih besar dari yang diperkirakan pada Juni," kata Kepala Ekonom FTN Financial Chris Low, dalam sebuah catatan seraya menambahkan bahwa tidak ada alasan untuk berpikir mereka akan bertahan.
 
Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average naik 227,88 poin atau 0,85 persen menjadi 27.088,08 poin. Indeks S&P 500 bertambah 6,84 poin atau 0,23 persen menjadi 2.999,91 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 6,49 poin atau 0,08 persen menjadi 8.196,04 poin.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif