IHSG Pagi di Akhir Pekan Menghijau di 5.957
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta: Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat terjadi dan berbaris di zona hijau. Dilantiknya Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia yang baru diharapkan mampu meredam pelemahan nilai tukar rupiah yang harapannya bisa mendukung penguatan IHSG di masa-masa mendatang.

IHSG Jumat, 25 Mei 2018, perdagangan pagi dibuka melesat sebanyak 10,89 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 5.957. Sedangkan LQ45 menguat 2,74 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 956 dan JII menguat 1,30 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 688.

Pagi ini, seluruh sektor nyaris kompak parkir di zona hijau. Sektor pertambangan menguat 8,85 poin, sektor manufaktur menguat 2,90 poin, dan sektor perdagangan menguat 0,18 poin. Sedangkan sektor infrastruktur terlihat terhempas ke zona merah.

Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 120 juta lembar saham senilai Rp134 miliar. Sebanyak 131 saham terpantau menguat, sebanyak 22 saham terlihat melemah, sebanyak 95 saham tidak berubah, dan sebanyak 383 saham tidak mengalami perdagangan.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 75,05 poin atau 0,30 persen menjadi 24.811,76. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 5,53 poin atau 0,20 persen ke 2,727.76. Indeks Nasdaq Composite turun 1,53 poin, atau 0,02 persen, menjadi 7.424,43.

Pada pendapatan perusahaan, Best Buy melaporkan laba yang disesuaikan sebesar 82 sen per saham pada Kamis, mengalahkan ekspektasi analis industri 75 sen per saham. Setelah rilis laporan laba kuartalan yang menggembirakan, saham pengecer elektronik AS jatuh 6,65 persen pada penutupan pasar.

Saham produsen makanan Hormel turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan setelah melaporkan laba kuartalan 44 sen per saham. Kondisi semacam ini yang akhirnya memberikan efek terhadap minat investor untuk menggeliatkan pasar saham.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id