Jelang KTT G-20, Dolar Bisa Libas Rupiah

Annisa ayu artanti 29 November 2018 08:45 WIB
kurs rupiahdolar as
Jelang KTT G-20, Dolar Bisa Libas Rupiah
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Nilai tukar rupiah hari ini diprediksi melemah karena imbas dari penguatan mata uang Amerika Serikat (USD) menjelang pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 Summit.

Senior Analyst CSA Research Reza Priyambada memprediksi gerak rupiah berbalik arah menuju pelemahan meskipun ada sentimen positif dari Bank Indonesia (BI). Ia memperkirakan gerak rupiah hari ini akan berada di sekitar Rp14.515 per USD sampai Rp14.530 per USD.

"Adanya keputusan BI mempertahankan kebijakan preemptive dan ahead the curve guna menjaga stabilitas ekonomi pada 2019, berpotensi membuat suku bunga semakin meningkat sehingga pelaku pasar cenderung bereaksi negatif meskipun akan positif untuk pergerakan rupiah," jelas Reza dalam riset hariannya, Kamis, 29 November 2018.

Reza menjelaskan, menjelang pertemuan KTT G-20 Summit yang akan mempertemukan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat USD menguat. Hal itu berimbas pada pergerakan sejumlah mata uang Asia, termasuk rupiah.

"Diharapkan sentimen negatif dapat lebih berkurang sehingga laju rupiah tetap bertahan positif," imbuh Reza.

Meski demikian, Reza menambahkan, adanya komentar The Fed terkait dengan arah suku bunga yang cenderung netral bisa membuat kenaikan USD tertahan. Kondisi ini diharapkan bisa direspons oleh rupiah supaya tidak melemah lebih dalam.

"Diharapkan hal itu bisa direspons positif rupiah," pungkas dia.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id