Laju IHSG Terdongkrak Penguatan Rupiah
Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani.
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi tertopang penguatan nilai tukar rupiah.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, setelah ditutup menguat di level 6.022 pada perdagangan kemarin, laju IHSG hari ini diprediksi akan sedikit terkoreksi meski tidak terlalu dalam lantaran keperkasaan mata uang Garuda.

"Penguatan nilai tukar rupiah akan menopang pergerakan IHSG hari ini," kata Dennies dalam riset hariannya, Selasa, 27 November 2018.

Ia memprediksi laju IHSG akan berada di rentang support 5.977 sampai dengan 5.999 dan resistance 6.034 hingga 6.047.

Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, selain karena faktor penguatan rupiah, laju IHSG hari ini juga didukung oleh kenaikan tajam Dow Jones Industrial Average (DJIA) sebesar 1,46 persen, naiknya harga minyak dunia sebesar 2,32 persen, dan emas sebesar 0,43 persen.

"Beberapa faktor itu membuat IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan di dalam perdagangan Selasa," ujar Edwin.

Edwin menaksir, gerak IHSG akan berada pada support 5.990 sampai resistance 6.061

Beberapa saham yang bisa dicermati investor hari ini adalah PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Lalu, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT PP Properti Tbk (PPRO), dan PT Semen Indonesia Tbk.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id