Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)

Dua Sektor yang Cocok Jadi Incaran Investor Usai Pemilu

Ekonomi ihsg investasi pilpres 2019
Annisa ayu artanti • 23 Mei 2019 13:29
Jakarta: Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai sektor infrastruktur dan retail masih cocok menjadi incaran investor usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis hasil rekapitulasi Pemilu 2019.
 
Nico mengatakan hasil KPU menyatakan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai pemenang pemilihan presiden 2019. Hal ini akan memberi keyakinan pada investor bagaimana kondisi ekonomi Indonesia ke depannya.
 
"Sektor infrastruktur dan retail," kata Nico singkat kepada Medcom.id, Kamis, 23 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Nico, meski pembangunan infrastruktur sudah tidak menjadi prioritas utama Jokowi di periode pemerintahan jilid II, infrastruktur tetap akan dibangun.
 
Sementara untuk sektor retail, direkomendasikannya karena saat ini sudah mendekati Lebaran. Emiten-emiten di sektor retail pun menuai untung besar dimomen tersebut. Selain itu, daya beli masyarakat juga masih tinggi.
 
"Infrastruktur kan masih menjadi prioritas nomor dua setelah sumber daya manusia. Kalau retail kan sekarang menjelang Lebaran," ujar dia.
 
Ia menuturkan pengumuman hasil pemilu ini sudah sesuai harapan investor sehingga diharapkan indeks akan bergerak leluasa menuju penguatan. Seperti hari ini sejak pembukaan pedagangan gerak indeks berada di zona hijau. IHSG kembali menembus level 6.000 setelah sebelumnya sempat di level 5.800-5.900.
 
"IHSG sudah siap meledak, untuk bergerak naik. Karena para pelaku pasar dan investor sudah mendapat kepastian," imbuh dia.
 
Seperti diketahui KPU telah resmi menetapkan hasil rekapitulasi nasional perolehan suara Pemilu 2019. Hasilnya, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul.
 
Hasil rekap dalam berita acara yang dibacakan Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 (55,50 persen) suara sementara paslon Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 (44,50 persen) suara. Berdasarkan rekap KPU, selisih suara kedua paslon sebanyak 16.957.123 suara atau 11 persen.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif