Rupiah Menguat ke Rp14.400/USD
Rupiah. ANT/Zabur Karuru.
Jakarta: Mata uang rupiah kembali menguat pada penutupan perdagangan. Rupiah menguat setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga sebanyak 50 bps untuk menahan laju keluarnya dana asing dari pasar keuangan Indonesia.

Yahoo Finance, Selasa, 3 Juli 2018, mencatat mata uang rupiah melemah 25 poin dengan berada pada Rp14.400 per USD dibandingkan pembukaan perdagangan pagi tadi. Kemudian Bank Indonesia (BI) merekam mata uang rupiah melemah sebanyak 77 poin dengan berada pada Rp14.418 per USD.

Indeks dolar diperkirakan bergerak menguat di sekitar level 94,5-94,9 terhadap beberapa mata uang utama dunia terutama euro. Kenaikan tersebut didorong oleh ketakutan bahwa AS akan mengenakan tarif terhadap ekspor otomotif Eropa sebesar USD300 miliar. Pelemahan Yuan yang berlanjut seiring kemungkinan diberlakukanya tarif terhadap barang Tiongkok pada 6 Juli diperkirakan masih akan membebani pergerakan rupiah terhadap dolar.

Sementara dari dalam negeri data inflasi Juni yang masih cukup rendah sebesar 3.12 persen (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3.23 persen (yoy) diperkirakan menjadi sinyal negatif bagi pertumbuhan ekonomi di triwulan kedua.

"Namun core inflation Juni yang juga lebih rendah sebesar 2.72 persen (yoy) dibandingkan dengan bulan sebelumnnya sebesar 2.75 persen (yoy) memperkuat sinyal bahwa pertumbuhan konsumsi domestik masih lemah. Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.390 per USD hingga Rp 14.410 per USD," jelas Samuel Sekuritas Indonesia. 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id