Rupiah Pagi Menghijau di Rp14.075/USD
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terlihat melonjak dibandingkan dengan penutupan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.097 per USD. Namun, menguatnya imbal hasil treasury AS berpotensi memperkuat gerak USD yang akhirnya menekan laju nilai tukar rupiah.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 17 Mei 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menghijau di Rp14.075 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.070 sampai dengan Rp14.080 per USD dengan year to date return di minus 4,00 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.858 per USD.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 62,52 poin atau 0,25 persen menjadi 24.768,93. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 11,01 poin atau 0,41 persen ke 2,722.46. Kemudian indeks Nasdaq Composite naik 46,67 poin atau 0,63 persen menjadi 7.398,30.



Saham Macy's menguat 10,8 persen akibat laba kuartalan yang lebih kuat dari perkiraan dalam penutupan pasar pada Rabu. Penjualan toko yang sama, metrik utama untuk pengecer, ditambah 4,2 persen pada kuartal terakhir, mengalahkan ekspektasi pasar dari kenaikan 1,4 persen.

Sementara itu, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi sebesar USD1,1802 dari USD1,1850 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi sebesar USD1,3482 dari USD1,3510 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7515 dari USD0,7473.

Sedangkan patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, naik USD0,18 menjadi menetap di USD71,49 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli, meningkat USD0,85 menjadi ditutup pada USD79,28 per barel di London ICE Futures Exchange.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360