Indeks Diprediksi Masih Rentan Terkoreksi
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada transaksi hari ini masih berada dalam tren koreksi sehingga pelaku pasar disarankan untuk memanfaatkan kondisi tersebut dengan mengakumulasi pembelian saham-saham pilihan. Tentu diharapkan sejumlah sentimen positif bisa terus berdatangan di sepanjang hari ini.

"Koreksi IHSG diakibatkan oleh tekanan pasar regional dan penguatan USD. Namun kondisi ini bisa dijadikan sebagai kesempatan mengakumulasi saham big cap dan lapis kedua pilihan‎," ucap Analis KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Senada dengan Yuganur, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ menambahkan, indeks akan terkoreksi karena dibayangi sentimen terkait suku bunga Bank Indonesia atau BI 7 Day Reverse Repo Rate yang saat ini berada di posisi 4,25 persen.

"Penantian terhadap pengumumaan suku bunga acuan BI yang disinyalir belum akan berubah bisa memberikan warna terhadap pola pergerakan IHSG ," ucap William.

Koreksi terhadap indeks, masih kata ‎William, masih sangat wajar sambil menanti momentuk untuk berbalik menguat di tengah arus dana asing yang terus keluar dari pasar modal Indonesia. ‎"Kuatnya fundamental ekonomi domestik yang tercermin dari data terlansir masih akan menopang pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ucap William.

Saat ini, lanjut William, IHSG memiliki support terdekat yang berupaya dipertahankan pada level 5.791, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.062.

M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP),‎ dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

‎‎Kemudian, cermati pula gerak saham, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).‎‎

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id