Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

Suku Bunga Turun, IHSG Lanjutkan Penguatan

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 19 Juli 2019 08:29
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan hari ini. Penguatan didorong dari optimisme investor usai keputusan Bank Indonesia (BI) yang menurunkan tingkat suku bunga acuan ke level 5,75 persen.
 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan secara teknikal IHSG mengindikasikan potensi penguatan setelah mengalami koreksi beberapa hari terakhir. Hari ini indeks akan diperdagangkan di level support 6.364-6.384 sampai 6.415-6.426.
 
"Penguatan masih akan dipengaruhi optimisme setelah penurunan suku bunga," kata Dennies Christoper, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi, laju IHSG menguat hari ini. Ia meramal indeks bergerak di level 6.302-6.488. "Hari ini potensi penguatan masih akan terlihat dalam pergerakan IHSG," sebut William.
 
Namun, William memerhatikan potensi koreksi wajar bisa terjadi hari ini. Oleh karena itu, kondisi tersebut bisa dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka menengah hingga panjang.
 
Saham-saham yang bisa dicermati investor hari ini adalah saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 3,12 poin atau 0,01 persen menjadi 27.222,97 poin. Indeks S&P 500 bertambah 10,69 poin atau 0,36 persen, menjadi 2.995,11 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 22,04 poin atau 0,27 persen lebih tinggi menjadi 8.207,24 poin.
 
Indeks-indeks utama berubah menjadi berada di wilayah hijau pada sore hari setelah Presiden Federal Reserve New York John Williams mengungkapkan, pihaknya siap bertindak cepat menurunkan suku bunga acuan pada tanda pertama munculnya kesulitan di ekonomi.
 
Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada akhir Juli berada pada 100 persen, dengan 66,9 persen memperkirakan potongan 50 basis poin, menurut alat FedWatch CME Group. Namun kenaikan lebih lanjut tertahan karena investor mencerna laporan laba perusahaan yang beragam.
 
Saham Netflix jatuh lebih dari 10 persen setelah raksasa video streaming itu melaporkan kehilangan besar pada pertumbuhan jumlah pelanggan internasionalnya. Netflix melaporkan penambahan pelanggan berbayar internasional triwulan sebesar 2,83 juta, dan kehilangan pelanggan berbayar domestik sebesar 126 ribu.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif