Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Akhir Pekan, Rupiah dan IHSG Dibuka Menghijau

Ekonomi ihsg kurs rupiah
Angga Bratadharma • 22 Maret 2019 09:03
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat menguat tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.140 per USD. Rupiah mampu perkasa lantaran mendapat katalis positif berupa dipertahankannya suku bunga acuan oleh Bank Indonesia di level enam persen.
 
Mengutip Bloomberg, Jumat, 22 Maret 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.136 per USD. Nilai tukar rupiah pada pagi ini bergerak di kisaran Rp14.136 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.942 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat perkasa terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah kemerosotan poundsterling karena kekhawatiran luas bahwa Brexit tanpa kesepakatan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1353 dari USD1,1445 pada sesi sebelumnya. Pound Inggris turun menjadi USD1,3075 dari USD1,3245 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7107 dari USD0,7142.
 
Kemudian USD dibeli 110,77 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 110,62 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD naik menjadi 0,9937 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9900 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,3376 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3269 dolar Kanada.
 
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan Jumat pagi ini. IHSG menguat 9,07 poin atau setara 0,1 persen ke 6.510. Sedangkan JII naik 1,44 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 713 dan LQ45 menanjak 2,16 poin atau setara 0,2 persen ke 1.026.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 216,84 poin atau 0,84 persen menjadi 25.962,51 poin. Indeks S&P 500 meningkat 30,65 poin atau 1,09 persen menjadi 2.854,88 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 109,99 poin atau 1,42 persen menjadi 7.838,96.
 
Saham-saham raksasa teknologi Amerika Serikat, atau yang disebut FAANG Grup yakni Facebook, Apple Inc, Amazon, Netflix, dan induk perusahaan Google, Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Saham Biogen anjlok lebih dari 29 persen, setelah raksasa farmasi itu berencana mengakhiri uji coba obat Alzheimer.
 
Saham Apple Inc melonjak 3,68 persen menjadi USD195,09 per saham pada penutupan setelah seorang analis di Needham meningkatkan peringkat sahamnya menjadi beli kuat dari sebelumnya beli menjelang "Acara Spesial Apple" minggu depan.
 
Sementara saham Western Digital dan Micron Technology melonjak lebih dari 9,00 persen, berada di antara saham-saham yang berkinerja terbaik di Nasdaq. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan sektor teknologi naik 2,47 persen, mengungguli yang lain. Sementara sektor keuangan merosot 0,3 persen, satu-satunya sektor utama yang menurun.
 
Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, dalam pekan yang berakhir 16 Maret, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran AS turun 9.000 menjadi 221 ribu dari angka direvisi minggu sebelumnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif