Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Rupiah Diyakini Ambil Peluang dari Pelemahan USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 04 Januari 2019 08:30
Jakarta: Dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan bergerak melemah ke level 96,0-96,3 terhadap hampir semua mata uang kuat dunia lainnya. Pelemahan USD tersebut didorong oleh kekhawatiran investor terhadap pelemahan ekonomi Amerika Serikat (AS) usai rilis data Institute for Supply Management (ISM) manufaktur AS di Desember yang tercatat 51,1.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengatakan pencapaian tersebut lebih rendah dibandingkan dengan di November yang sebesar 62,1. Data tersebut merupakan yang terendah sejak November 2016. Pelemahan sektor industri di AS disinyalir akibat dampak perang dagang yang berlangsung antara AS-Tiongkok.

"Yen kembali menjadi mata uang di tempat yang aman di tengah pelemahan USD tersebut dan kemungkinan berdampak positif bagi penguatan rupiah hari ini. Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.300 sampai dengan Rp14.350 per USD," ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 4 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Di sisi lain, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,52 persen menjadi 96,3131 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1391 dari USD1,1344 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2629 dari USD1,2609 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7002 dibandingkan dengan USD0,6997. Sedangkan USD dibeli 107,75 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 109,19 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9885 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9903 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3480 dolar Kanada dari 1,3585 dolar Kanada.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average jatuh secara dramatis sebesar 600,02 poin atau 2,83 persen, menjadi ditutup di 22.686,49 poin. Indeks S&P 500 merosot 62,14 poin atau 2,48 persen, menjadi berakhir di 2.447,89 poin. Indeks Komposit Nasdaq juga anjlok 202,43 poin atau 3,04 persen, menjadi ditutup di 6.463,50 poin.


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi