IHSG Berpotensi Berakhir di Zona Merah
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Jakarta: Semalam indeks saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis setelah kenaikan saham Apple tidak mampu menahan kenaikan di pra penutupan. Dari pasar Eropa, indeks tercatat naik, di tengah diskusi negosiasi Brexit dengan Presiden European Commission Jean-Claude Juncker. Pagi ini dari pasar APAC, indeks acuan naik.

Sementara itu, dari update data makro pasar tengah menantikan beberapa data penting seperti data manufaktur, new home sales, inventori ritel serta personal income, dan pengeluaran pemerintah. Dari pasar komoditas dunia, harga minyak dunia naik dan emas turun, dan dari benchmark kekhawatiran pasar VIX tercatat turun.

Dari pasar dalam negeri, Samuel Research Team mengungkapkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah di tengah minimnya katalis penggerak. Nilai tukar rupiah cenderung datar dan ditransaksikan pada leve Rp14.607 dari Rp14.603 per USD di hari sebelumnya dan pasar EIDO naik.

"IHSG kami perkirakan hari ini akan cenderung bergerak terbatas dengan potensi ditutup melemah," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 22 November 2018.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,95 poin atau kurang dari 0,01 persen, menjadi berakhir 24.464,69 poin. Indeks S&P 500 naik 8,04 poin atau 0,30 persen menjadi ditutup pada 2.649,93 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 63,43 poin atau 0,92 persen, menjadi 6.972,25 poin.

Sebagian besar anggota FAANG melihat harga saham mereka naik pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan Facebook, Apple, Amazone, Netflik dan Google (atau Alphabet induk usaha Google), semuanya mencatat kenaikan lebih dari satu persen.

Nama-nama besar teknologi telah mengalami tekanan akhir-akhir ini. Sampai penutupan Selasa 20 November, mereka semua turun lebih dari 20 persen dari tertinggi 52-minggu mereka, secara resmi berasa di pasar lesu. Penurunan tajam juga menyeret indeks utama. Indeks Dow dan S&P 500 menghapus keuntungan untuk tahun ini, sementara Nasdaq jatuh.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id