Illustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO.
Illustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO.

Bursa Sinyalkan 2 Perusahaan Delisting

Ekonomi bei
Annisa ayu artanti • 17 Juni 2019 17:07
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal akan ada dua emiten lagi yang dihapuskan sahamnya (delisting) setelah PT Sekawan Intipratama Tbk.
 
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan ada dua perusahaan yang memiliki permasalahan dan kondisi serupa dengan Sekawan Intipratama yang berpotensi delisting. Dua perusahaan tersebut adalah PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) dan PT Bara Jaya Internasional Tbk (ATPK).
 
"Kalau BORN lebih ke masalah legal sehingga operasional mereka terganggu. Kedua perusahaan sudah masuk ke 24 bulan. ATPK belum ada rencana ke depan. Artinya sama saja, tidak bisa menunjukkan perbaikan yang kita harapkan," kata Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nyoman menjelaskan ada beberapa alasan bursa melakukan delisting. Pertama karena going concern perusahaan yang terdiri dari permasalahan legal dan operasional. Kedua karena masalah transaksi di pasar sahaam rguler.
 
"Intinya kita sangat harapkan perusahaan itu tercatat di bursa. Tapi perusahaan tercatat dan ada masalahnya yakni dua masalah seperti legal maupun operasional kemudian tidak ditransaksikan di pasar regular dan tunai selama 24 bulan," tutur Nyoman.
 
Lebih lanjut, Nyoman mencontohkan, untuk saham Sekawan Intipratama dihapuskan karena sudah 44 bulan tidak diperdagangkan. Pihak bursa sudah memberikan waktu untuk perusahaan untuk bebenah dan memperbaiki going concern tapi hingga kini perusahaan tidak melakukannya.
 
"Kalau perusahaan ini (SIAP) sudah 44 bulan tidak diperdagangkan artinya bursa sudah berikan waktu buat mereka, kita sudah inquiry mereka, perbaiki going concern," tukas Nyoman.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif