Illustasi. MI/Panca.
Illustasi. MI/Panca.

Pelaku Pasar Masih Menanti Hasil Pemilu

Ekonomi perayaan natal dan tahun baru pasar saham
Fetry Wuryasti • 31 Desember 2018 17:50
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa di kisaran 6.500-7.000 pada 2019. Hal ini mengingat tekanan global akibat perang dagang mereda dan ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga acuan AS tidak setinggi sebelumnya.

Pengamat pasar modal Aria Santoso mengatakan pada indeks ada potensi bullish di awal 2019. "Di awal Januari 2019 jangan pesimistis jika terjadi bearish. Itu jangka pendek saja dalam gerakan minor," ujar Aria, di Jakarta, Senin, 31 Desember 2018.

Menurut dia prospek pasar modal Indonesia masih cerah secara jangka panjang, karena masih banyak perusahaan yang akan listing. 
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Selain itu, pasar modal juga telah berkembang dengan banyak pembenahan yang akan dilakukan secara berkesinambungan oleh regulator bursa. "Peluang IHSG menembus 7.000 masih ada, namun sementara ini kita targetkan 6.800 untuk di 2019," jelasnya. Dia pun menjelaskan bahwa pelaku pasar masih wait and see dalam melihat kepastian kebijakan akan di 2019. "Di kuartal II akan lebih terlihat apakah market lebih confidence dengan hasil pemilu," tukas Aria. 


(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi