Rupiah Siap Libas Kembali Dolar AS
Ilustrasi (AFP PHOTO/ADEK BERRY)
Jakarta: Nilai tukar rupiah diprediksi melanjutkan penguatan setelah penutupan perdagangan kemarin mampu melibas mata uang Amerika Serikat (USD). Katalis positif dari dalam negeri seperti membaiknya postur neraca perdagangan dan terkendalinya defisit dinilai mampu memperkuat gerak nilai tukar rupiah.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada memandang rupiah untuk hari ini akan bergerak direntang Rp15.132 sampai Rp15.158 per USD. "Masih adanya sejumlah sentimen positif, terutama dari dalam negeri cukup membantu penguatan rupiah," kata Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 18 Oktober 2018.
    
Lebih lanjut, Reza menyebutkan, sentimen positif dalam negeri lainnya yang dimaksudkan yang dapat menopang rupiah adalah harapan Menteri Keuangan terhadap kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun depan yang dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja.

Lalu, lanjut dia, adanya penilaian positif sejumlah kalangan terhadap asumsi rupiah terhadap USD dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 sebesar Rp15.200 per USD, serta penilaian membaiknya penerimaan negara sehingga dapat mengurangi defisit anggaran di bawah 2,2 persen dari PDB.

"Diharapkan tekanan global dapat lebih berkurang sehingga berimbas pada berbalik turunnya USD dan membuat rupiah berkesempatan untuk kembali menguat," tukas dia.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 91,74 poin atau 0,36 persen, menjadi ditutup di 25.706,68 poin. Indeks S&P 500 turun 0,71 poin atau 0,03 persen, menjadi berakhir di 2.809,21 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 2,79 poin atau 0,04 persen lebih rendah, menjadi 7.642,70 poin.     

Saham IBM turun 7,63 persen, memimpin kemunduran indeks di Dow. Perusahaan melaporkan hasil kuartalan beragam setelah penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, dengan hasil laba melampaui perkiraan dan pendapatannya gagal memenuhi ekspektasi.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id