IHSG Rentan Kembali Tertekan
Ilustrasi. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang hari ini diperkirakan masih berada dalam kecenderungan tertekan. Pelemahan disebabkan indeks sedang mencari titik keseimbangan, agar tidak tertekan lebih dalam lagi.

"Ad‎anya sejumlah sentimen positif dari makroekonomi domestik, terutama pola penguatan rupiah, diharapkan mampu mengangkat IHSG untuk kembali ke zona hijau. IHSG diprediksi akan mengalami pelemahan," kata A‎nalis Senior PT Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada‎, dalam keterangan risetnya, Senin, 4 Juni 2018.

Senada dengan Reza, ‎Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ menyatakan indeks juga berpotensi mengalami pelemahan.

"Indeks akan dipengaruhi sentimen positif terkait proyeksi data inflasi dan cadangan devisa Mei 2018 yang akan dilansir pada awal bulan ini," jelas William.

Jika indeks mengalami pelemahan panjang kembali, dia menyebutkan, maka patut dimanfaatkan investor untuk kembali menempatkan modal di bursa saham domestik.

"Pada ‎saat ini IHSG memiliki support terdekat yang berupaya dipertahankan pada level 5.845, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.071," sebut William.

‎M‎engamati keadaan satu hari ini, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Sri Rezeki Isman Tbk (SRIL)‎, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

Kemudian cermati pula gerak saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

 



(AHL)