Bank Mandiri. MI/Adam Dwi.
Bank Mandiri. MI/Adam Dwi.

Bank Mandiri Tak Tergesa-gesa Tambah Bisnis di Luar Negeri

Ekonomi bank mandiri
Husen Miftahudin • 20 Agustus 2019 05:42
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ogah buru-buru untuk agresif melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri. Perusahaan berkode saham BMRI itu masih menatap optimis terhadap perkembangan bisnis di Indonesia.
 
"Pada dasarnya kami open minded. Kita sambut semua peluang yang ada, mungkin ada segmen kecil di luar negeri yang bagus tapi kita tidak tergesa-gesa,” ucapnya," ungkap Investor Relation Bank Mandiri Yohan Setio dalam konferensi pers usai Public Expose di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Saat ini, akunya, perseroan memfokuskan rencana bisnis organik dan anorganik di Indonesia. "Indonesia adalah market potensial dibandingkan dengan negara lain sehingga fokus nomor satu tetap di Indonesia," tegas Yohan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, lanjut dia, kinerja 12 anak perusahaan di grup inklusi keuangan Bank Mandiri mencatat kinerja yang positif. Laba bersih anak usaha mampu meningkat tiga kali lipat.
 
"Dari sisi pertumbuhan aset anak usaha kita 16 persen. Artinya, tumbuh tiga kali lipat dari parent company dan laba tumbuh 30 persen pada parent company juga," papar Yohan.
 
Pada 2017 lalu, Bank Mandiri berniat melakukan ekspansi bisnis anorganik ke Filipina dan Vietnam. Langkah ini untuk mengembangkan segmen bisnis ritel dan konsumer perseroan. Kendati demikian, menurut Yohan, perseroan tetap membuka peluang melakukan aksi korporasi ke luar negeri. Hal ini sejalan dengan peningkatan return dan profit perseroan kepada pemegang saham.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif