IHSG Makin Tertekan ke 5.796
Ilustrasi. (Foto: Antara/Akbar Nugroho).
Jakarta: Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) masih tertekan di zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi karena minimnya sentimen positif.

Pantauan Medcom.id, Jumat, 22 Juni 2018, IHSG turun 25,951 poin atau setara 0,446 persen ke posisi 5.796. Pada bel pembukaan perdagangan, IHSG sempat berada di level 5.820.

Volume perdagangan saham hingga penutupan sesi pertama tercatat sebanyak 4,4 miliar lembar senilai Rp3,5 triliun. Sebanyak 116 saham menguat, 241 saham melemah, 108 saham stagnan, dan terjadi 222.996 kali frekuensi.

Sementara itu gerak indeks saham unggulan LQ45 turun 5,01 poin atau setara 0,6 persen ke posisi 902. Senada, indeks JII juga turun 5,28 poin atau setara 0,8 persen ke posisi 650.

Adapun seluruh sektor nyaris mendarat di zona merah. Di mana sektor yang melemah paling tinggi dipegang dari pertambangan sebesar 14,91 poin. Sementara sektor keuangan menjadi yang paling kuat sebesar 3,45 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Dian Swastatika SentosaTbk (DSSA) melonjak Rp4.200 ke Rp25.200, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) melemah Rp350 ke Rp6.350, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp150 ke Rp21.300.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) merosot Rp1.150 ke Rp23.175, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp975 ke Rp66.575, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melemah Rp425 ke Rp14.275.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id