Rupiah Berpeluang Libas Dolar AS
Ilustrasi (MI/Atet Dwi Permata)
Jakarta: Indeks dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan bergerak melemah ke level 95,5-96,0 usai pemilu sela di Amerika Serikat (AS) yang berhasil memenangkan Partai Demokrat sebagai partai yang paling banyak mendapatkan kursi di DPR AS. Sementara itu, Partai Republik masih menguasai senat di AS.

Dengan hasil pemilu tersebut investor berharap Demokrat dapat melakukan check and balance terhadap setiap kebijakan Presiden AS Donald Trump yang terkait dengan anggaran pemerintahan di AS. Ekspektasi pasar cukup positif ditunjukan dengan naiknya bursa saham AS tadi malam di mana S&P 500 naik 2,12 persen.

Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan gerak rupiah diperkirakan masih melanjutkan penguatan didorong kembalinya investor asing ke pasar obligasi dan saham usai pemilu di AS tersebut. Selain itu, harga minyak yang terus tertekan kemungkinan besar menguntungkan Indonesia sebagai negara net importir minyak.  

"Rupiah diperkirakan bergerak menguat ke level Rp14.500 sampai dengan Rp14.600 per USD," sebut Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 8 November 2018.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 545,29 poin atau 2,13 persen menjadi 26.180,30. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 58,44 poin atau 2,12 persen menjadi 2,813.89. Indeks Nasdaq Composite naik 194,79 poin, atau 2,64 persen, menjadi 7.570,75.

Hampir pasti bahwa Partai Demokrat akan menguasai DPR dan Partai Republik akan memantapkan cengkeramannya di Senat. Investor bullish mengikuti hasil pemilu sela karena mereka percaya bahwa kemacetan kebijakan fiskal di Washington akan membantu pasar.

Mereka mengharapkan kebijakan pro-bisnis Presiden AS Donald Trump tetap dilanjutkan, dan Kongres bisa memberikan pemeriksaan yang lebih luas atau ketat pada langkah-langkah di masa mendatang yang berpotensi mengganggu seperti kebijakan perdagangan AS terhadap mitra dagang utama.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id