Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Saham Pendongkrak Performa IHSG

Ekonomi ihsg
Nia Deviyana • 19 April 2019 10:22
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi acuan bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Tanah Air. Sebab itu, penting menjaga IHSG tetap stabil dan menghijau.
 
Pengamat pasar modal Hendra Martono Liem mengatakan stabilnya IHSG bergantung pada kuatnya saham-saham yang memiliki bobot tinggi di pasar modal. Maka, saham-saham tersebut yang harus dijaga nilainya.
 
Adapun saham sektor keuangan memiliki bobot paling tinggi dibandingkan saham lainnya, yakni 23,82 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak usah mengurusi saham agribisnis karena bobotnya cuma 20 persenan. Jadi walaupun dia naik 100 persen pun, atau turun pun enggak akan mengubah portofolio," jelasnya saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 19 April 2019.
 
Selanjutnya, saham yang memiliki bobot yakni sektor properti, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur. Serta saham konsumer.
 
Hendra sebelumnya optimistis IHSG bisa tembus ke level 7.109 pada akhir 2019. Hal ini merupakan respons positif hasil survei hitung cepat (quick count) pemilihan presiden 2019 yang menunjukkan petahana unggul di kisaran angka 54 persen.
 
"Kalau menurut saya sampai Juli ini IHSG bisa di angka 6.693. Kalau sampai akhir tahun ada potensi menuju 7.109," kata dia.
 
Menurutnya, ada alasan mengapa pasar merespons positif hasil survei yang memenangkan petahana, karena itu artinya para investor sudah memiliki gambaran kebijakan apa yang nantinya bakal diterapkan Jokowi.
 
"Kalau petahana melanjutkan, akan sangat bagus karena pastinya tinggal melanjutkan kebijakan sebelumnya," pungkasnya.
 
Sejak H-1 pemilu, yakni Selasa, 16 April 2019, IHSG tercatat naik sebesar 46,39 poin menjadi 6.481. Volume perdagangan sebesar 11,9 miliar lembar saham dengan nilai Rp7,4 triliun. Sebanyak 252 saham naik, 180 saham turun, sementara 142 saham tak bergerak. Sektor konsumer menjadi pemenang pada perdagangan hari tersebut.
 
Sementara IHSG pada pembukaan perdagangan pascapemilu, Kamis, 17 April 2019, dibuka menghijau. Indeks RTI, Kamis, 18 April 2019 pukul 10.41 WIB mencatat IHSG menguat 50,087 poin atau setara 0,74 persen ke 6.529,1. Volume perdagangan tercatat sebanyak 6,3 miliar lembar saham senilai Rp6,1 triliun. Sebanyak 216 saham menguat, 153 saham melemah, dan 111 saham stagnan.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif