Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Laju IHSG Masih Tertekan Perang Dagang

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 20 Mei 2019 08:08
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Efek domino perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok masih memengaruhi bursa saham beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia.
 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper menjelaskan pelemahan IHSG masih dipengaruhi eskalasi perang dagang antara AS dan Tiongkok. Menurutnya, laju indeks akan bergerak dan diperdagangkan di rentang support 5.754-5.790 dan resistance 5.900-5.974.
 
"IHSG diprediksi melemah. IHSG diperkirakan masih akan bergerak melemah terpengaruh sentimen global terutama dari perang dagang," kata Dennies dalam riset hariannya, Senin, 20 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun demikian, Dennies melihat secara teknikal pelemahan sudah memasuki area oversold sehingga ada potensi untuk mengalami teknikal rebound dalam jangka pendek.
 
"Ada potensi rebound," ucap dia.
 
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menuturkan ada peotensi penguatan pada laju IHSG hari ini setelah turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan akhir pekan. Namun tetap menguji level support 5.800.
 
"Sehingga kami memperkirakan IHSG kembali mencoba menguat dengan support resistance 5.800-5.900," ucap dia.
 
Adapun saham-saham emiten yang bisa dicermati investor hari ini adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Perusahan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif