Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. istimewa
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. istimewa

Menhub Minta Proyek Pembangunan LRT Jabodebek Lintas 2 Dipercepat

Ekonomi transportasi lrt
Al Abrar • 29 November 2020 20:16
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke proyek LRT Jabodebek di Lintas Pelayanan 2 Cawang-Kuningan-Dukuh Atas pada Minggu sore, 29 November 2020. Dalam kunjungannya, Menhub berharap pembangunan dapat diselesaikan pada akhir 2022.
 
"Progres pembangunan berjalan dengan baik, tapi saya minta ada penyelesaian masalah tanah, percepatan pembangunan, dan koordinasi dengan stakeholder yang ada, terutama yang berkaitan dengan antarmoda," jelas Menhub melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 29 November 2020.
 
Menurut Menhub, percepatan pembangunan dibutuhkan karena LRT Jabodebek adalah Transit Oriented Development (TOD) yang memiliki paling banyak titik-titik stasiun. Sehingga perjalanan penumpang dari dan menuju luar DKI Jakarta lebih mudah dan nyaman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penumpang dari Bekasi yang ke Tanah Abang bisa melalui jalur yang convenient, Adapun yang dari Bogor juga mudah menuju kereta bandara," harap Menhub.
 
Baca: Pemerintah Yakin Pelabuhan Patimban Tekan Biaya Logistik
 
Menurut paparan Direktur Operasional II Adhi Karya Pundjung Setia Brata, pembangunan LRT Jabodebek saat ini sudah mencapai 79,52 persen. 
 
"Untuk lintas pelayanan 1 dari Cibubur sampai dengan Cawang 98,36 persen, kemudian lintas pelayanan 2 itu 74 persen, sedangkan lintas pelayanan 3 adalah 86 persen," jelas Pundjung Setia Brata. 
 
Menhub memulai peninjauannya dengan menggunakan KRL dari Stasiun Kereta Api Bandara Manggarai menuju Stasiun Sudirman, kemudian dilanjutkan berjalan kaki menuju proyek LRT Dukuh Atas.
 
Dalam kunjungannya, Menhub juga memastikan proses pembangunan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dirinya didampingi oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, dan pejabat dari PT Adhi Karya, PT KAI, PT MRT Jakarta dan PT Transjakarta.

 
(ALB)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif